TAKDIR
Kini, ketika Surya tergantintikan rembulan
Mega senja digantikan malam
Keringat keras digantikan peluh
Deru suara diganti keheningan
Mata hati memainkan peranya
Permainan panas yang penuh hasrat
Mencipta keringat hangat menggoda
Ciptakan dua insan saling bercinta
Keras hati luluh dengan peluh
Lelah jiwa kalah dengan rasa
Rapuhnya raga akan cinta
Hancurkan semua yang telah ada
Mega senja digantikan malam
Keringat keras digantikan peluh
Deru suara diganti keheningan
Mata hati memainkan peranya
Permainan panas yang penuh hasrat
Mencipta keringat hangat menggoda
Ciptakan dua insan saling bercinta
Keras hati luluh dengan peluh
Lelah jiwa kalah dengan rasa
Rapuhnya raga akan cinta
Hancurkan semua yang telah ada
Komentar
Posting Komentar